Joko Widodo (@jokowi) Download photo from Instagram and Video

Just paste Instagram URL. Example: https://www.instagram.com/instagram/

@
#

Joko Widodo

Akun Instagram resmi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo 🇮🇩. #MenujuIndonesiaMaju Dikelola oleh Tim Komunikasi Digital Presiden.

Download Photo

Di tengah ketatnya persaingan global di banyak bidang, saya begitu bangga dengan adanya produk dengan merek asli Indonesia yang telah "menjajah" lebih dari 100 negara -- menjajah dalam pengertian memasuki pasar mancanegara. Salah satunya, PT Mayora Indah, perusahaan yang memproduksi aneka kebutuhan konsumen seperti biskuit, permen, wafer, sampai mi instan. PT Mayora sudah mengekspor produknya ke negara-negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, negara-negara di kawasan ASEAN, hingga negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika. Kemarin, saya menghadiri pelepasan kontainer ekspor ke-250.000 Mayora Group di pabriknya di Tangerang. Saya dengar, ekspor PT Mayora ini sampai 2.000 kontainer setiap bulan. Luar biasa. Selain itu, saya mengapresiasi langkah perusahaan ini yang membeli langsung bahan bakunya dari para petani lokal.

Download Photo

Setiap kali bertemu masyarakat dalam pembagian sertifikat tanah, saya selalu mengingatkan dua hal. Pertama, jangan sampai sertifikat ini setelah jadi, tanahnya justru dijual untuk kepentingan-kepentingan yang gede-gede. Kalau mau diagunkan ke bank saja harus dipertimbangkan dulu, apalagi dijual. Kedua, untuk tanah berupa sawah, jangan sampai berubah menjadi rumah-rumah. Negara kita dan generasi mendatang sangat membutuhkan peranan para petani sebagai penghasil bahan pangan untuk kebutuhan rakyat Indonesia. Dua hal itu pula yang saya sampaikan kemarin di Lapangan Maulana Yudha Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, saat menyerahkan sertifikat untuk pemilik 5.000 bidang lahan mencakup luas 2,6 juta meter persegi tanah yang ada di kabupaten itu.

Download Photo

“Kalau ada gempa lindungi kepala, kalau ada gempa masuk ke kolong meja. Kalau ada gempa hindari kaca, kalau ada gempa pergi ke titik kumpul.” Ini petunjuk menghadapi gempa bumi yang dikemas sebagai syair lagu, mudah dinyanyikan dan diingat anak-anak sekolah, seperti yang dilakukan para murid SD Negeri Panimbang Jaya 1, Kabupaten Pandeglang, Banten. Saya meninjau simulasi program Taruna Siaga Bencana (Tagana) Masuk Sekolah sebagai pendidikan mitigasi bencana ini kemarin. Saya senang melihat para siswa yang tanggap mengikuti simulasi bencana, dan yang paling penting, pendidikan kebencanaan ini telah dimulai. Kegiatan Tagana Masuk Sekolah dilaksanakan di 55 sekolah dengan melibatkan 275 guru dan 5.500 siswa dari sekolah dasar sampai sekolah menengah. Sebagai negara yang terletak di kawasan cincin api, kita tidak pernah tahu kapan bencana datang. Saya berharap, pendidikan kebencanaan ini terus dilakukan, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana di semua provinsi.

Download Photo

Ini wajah terbaru Rumah Susun Sewa Pasar Rumput di Jakarta Selatan, di seberang sungai Ciliwung. Dulu, Pasar Rumput berupa pasar rakyat semata-mata, yang dikelilingi permukiman padat. Tahun 2016, Pasar Rumput dibangun dengan konsep baru: gabungan antara hunian, komersial, dan pasar. Berbentuk tiga menara yang menjulang 25 lantai, Rusunawa Pasar Rumput berisi hunian sebanyak 1.984 unit dan kios 1.314 unit. Nantinya, bagian bawah Rusunawa Pasar Rumput tetap jadi pasar seperti semula, sedangkan di bagian atas adalah tempat tinggal beserta prasarana pendidikan untuk anak-anak. Jika tak ada halangan, Rusunawa Pasar Rumput akan rampung tahun ini, dan diserahterimakan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dikelola lebih lanjut. Rusunawa Pasar Rumput hanyalah satu di antara 728 bangunan rumah susun yang telah dibangun pemerintah sepanjang tahun 2015-2018, dengan total hunian 44.893 unit. Tahun 2019 ini, ditargetkan pembangunan sejumlah 137 menara lagi, terdiri atas 6.873 unit hunian. Pembangunan rumah-rumah susun tersebut jadi bagian dari Program Satu Juta Rumah untuk masyarakat yang membutuhkan hunian yang layak. Rusunawa jadi solusi yang tepat mengatasi masalah perumahan karena semakin mahal dan terbatasnya lahan untuk lokasi pembangunan rumah tapak, terutama di kota besar.

Download Photo

Sebelum pukul delapan pagi ini, saya terbang dengan helikopter dari Bogor, dan mendarat di Pandeglang. Di Banten, saya antara lain hendak melakukan peninjauan sosialisasi program Tagana Masuk Sekolah (TMS) sekaligus menyaksikan simulasi tanggap bencana. Selamat pagi.

Download Photo

Sedah Mirah nyaman dalam buaian sang nenek, seusai santap siang tadi bersama keluarga di sebuah rumah makan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Download Photo

Hari Minggu yang indah. Saatnya berolahraga pagi, di tengah kerimbunan dan udara segar Kebun Raya Bogor.

Download Photo

Saya mengunjungi Desa Sumber Jaya di Kota Bengkulu, kemarin, dan melihat dari dekat proyek penataan kawasan permukiman nelayan yang sudah dimulai sejak 2016. Permukiman nelayan di Kampung Sumber Jaya menjadi lebih tertata, para nelayan pun dapat menyandarkan kapalnya dengan baik. Desa Sumber Jaya adalah satu dari sebelas lokasi permukiman nelayan yang ditata oleh pemerintah. Sepuluh lainnya yakni Kampung Beting di Pontianak, Kawasan Nelayan Indah di Medan, Kampung Kuin di Banjarmasin, Kampung Karangsong di Indramayu, Kampung Tegalsari di Tegal, Kampung Tambak Lorok di Semarang, Kampung Moro Demak di Demak, Kampung Untia di Makassar, Kampung Oesapa di Kupang, dan Kawasan Hamadi di Jayapura. Pemerintah akan mengupayakan agar seluruh kampung nelayan digarap dan ditata seperti di Desa Sumber Jaya.

Download Photo

Dalam waktu dekat, Pulau Kalimantan akan memiliki jalan tol untuk pertama kalinya. Panjangnya 99,35 kilometer, menghubungkan kota Balikpapan sampai Samarinda. Sampai awal bulan ini, konstruksinya sudah mencapai 85,7 persen. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dapat memangkas waktu tempuh dari Kota Balikpapan menuju Samarinda dari tiga jam melalui jalan biasa, menjadi hanya satu jam saja. Jalan tol ini akan meningkatkan konektivitas daerah-daerah yang dilaluinya, dari Balikpapan, Samboja, Muara Jawa, Palaran, sampai Samarinda. Selain itu, juga mengurangi biaya logistik bagi perusahaan-perusahaan dalam kawasan industri yang bergerak di sektor kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian.

Video Download Photo

Tanwir ke-51 Muhammadiyah yang saya buka siang tadi di Bengkulu mengambil tema "Beragama yang Mencerahkan". Tema ini, kata Pak Haedar Nasir, Ketua Umum PP Muhammadiyah diambil atas pertimbangan bahwa Muhammadiyah dan umat Islam dituntut untuk menyebarluaskan pesan-pesan dan praktik Islam yang mencerahkan. Muhammadiyah telah ikut berjuang untuk kemerdekaan Indonesia, melahirkan banyak pahlawan nasional, dari K.H. Ahmad Dahlan, Ibu Nyai Walidah Ahmad Dahlan, Ir. Sukarno, Ibu Fatmawati, dan sampai Bapak Kasman Singodimedjo, juga telah meneguhkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Saya sendiri cukup dekat dengan Muhammadiyah. Saya sudah mengunjungi berbagai institusi Muhammadiyah, dari sekolah, pesantren, hingga rumah sakit di berbagai kota di Indonesia. Istri saya dulu berkuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta, cucu pertama saya juga lahir di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo. Terima kasih Muhammadiyah.

Download Photo

Mendarat di Bandar Udara Fatmawati Soekarno di Bengkulu pagi ini untuk menghadiri Pembukaan Sidang ke-51 Tanwir Muhammadiyah di Balai Raya Semarak. Selamat pagi, Bengkulu.

Download Photo

Selamat bertugas Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Pesan saya hanya satu: segera langsung tancap gas, bekerja secepat-cepatnya untuk masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Selamat juga saya sampaikan kepada Gubernur Jambi Fachrori Umar. Selamat bekerja.

Download Photo

Go Home